MUSYAWARAH REMBUK STUNTING NAGARI UNTUK RKP 2022 DAN APB NAGARI 2022


Dalam rangka pelaksanaan Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) tentang Kegiatan Konvergensi Stunting Khususnya Pemantauan 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) di Nagari Sekabupaten Pesisir Selatan Provinsi Sumatera Barat yang telah diselenggarakan pada pertemuan Musyawarah Nagari Rembuk Stunting dalam rangka Pelaksanaan Program P3MD dan Program Inovasi Desa (PID) Tahun 2021.

Kegiatan ini dihadiri oleh wakil - wakil dari Pemerintahan Nagari, Tokoh Masyarakat, Kader Kesehatan, Kader Pendidikan, LSM, Akademisi, TP-PKK, Pihak Kecamatan serta unsur lain yang terkait dengan pelaksanaan Program P3MD dan Program Inovasi Desa (PID). Tingginya tingkat partisipasi Masyarakat termasuk pemerintah Desa merupakan ujung tombak keberhasilan upaya pencegahan stunting di Desa yang secara langsung akan berdampak pada penanggulangan kemiskinan, dikarenakan rumah tangga miskin yang paling rentan terhadap permasalahaan stunting.

Partisipasi masyarakat dapat ditingkatkan untuk memastikan konsumsi asupan gizi, keterjangkauan layanan, serta terbangunnya tanggungjawab bersama atas permasalahan stunting di Desa. Partisipasi masyarakat dapat membuka ruang peningkatan kapasitas kader Desa dan lembaga penyedia layanan di Desa untuk mendorong keberlanjutan gerakan pencegahan stunting melalui rencana aksi, regulasi dan dukungan pendanaan Desa, serta memastikan kesiapan pemerintah Desa dalam mengawal konvergensi pencegahan Stunting bersama seluruh stakeholder terkait.


Comments



Kirim Komentar